Kegiatan kemah kembali dilaksanakan oleh SMA Sang Timur Yogyakarta pada tanggal 19-21 Maret 2018 bertempat di TAHURA Bunder, Gunungkidul, Yogyakarta. Di hari pertama kemah, semua peserta harus membawa barang-barang sejauh puluhan kilometer dan harus sampai di hutan yang penuh dengan pepohonan. Dan selama sehari penuh, mereka akan berkegiatan hingga malam hari dan tidur dalam bivak. Sekitar pukul 1 dini hari, mereka harus berjalan lagi sejauh puluhan kilometer untuk sampai pada tempat perkemahan dan membangun tenda mereka masing-masing. Setelah itu, mereka beristirahat sampai dengan pagi hari.

Di hari kedua, kita semua diajak untuk menjadi pengusaha dengan mengikuti kegiatan entrepreneurship yang diselenggarakan pagi hari hingga sore hari. Pada malam harinya, akan dilaksanakan kegiatan api unggun, namun sebelum itu mereka semua harus mengikuti ibadat malam terlebih dahulu. Setelah itu, mereka akan persiapan untuk tampil pentas seni saat api unggun. Api unggun pun dimulai, berbagai penampilan dari masing-masing sanggah pun ditampilkan, dan tak ketinggalan juga penampilan dari Dewan Ambalan yang turut ikut bernyanyi untuk Kak Otto dan Kak Putu yang berulang tahun hari itu juga. Acara api unggun pun selesai, semuanya kembali ke tenda untuk beristirahat karena esok masih ada kegiatan lainnya lagi.

Di hari ketiga atau di hari terakhir, semua peserta kemah mencoba wahana outbond yang menantang dan penuh adrenalin. Meskipun ada beberapa anak yang tidak bisa meneruskan wahananya karena hal-hal yang tidak bisa dipaksakan. Acara outbond ini berlangsung hingga siang hari menjelang pulang. Sebelum pulang, para peserta mengemasi barang-barang dan tenda mereka serta mengecek kembali barang-barang bawaannya agar tidak tertinggal di perkemahan. Setelah barang-barang mereka ditempatkan di joglo, para peserta makan sore terlebih dahulu sebelum mereka memulai perjalanan untuk kembali ke rumah masing-masing.

Sekitar pukul 4 sore, para peserta mulai meninggalkan TAHURA menggunakan 2 bis. Mereka sangat senang, perjuangan para peserta selama 3 hari terbayar sudah, mereka bisa merasakan kembali hiruk pikuk perkotaan yang sudah ditinggalkannya 3 hari penuh.  Akhirnya mereka tiba di SMA Sang Timur Yogyakarta sekitar pukul setengah 7 malam.

Oleh:

Katon Pangestu / X IPS